Peristiwa penting dalam bulan ramadhan
Tentu saja peristiwa yang paling agung dan tidak ada
tandingannya dalam sejarah Ramadhan sepanjang masa ialah turunnya wahyu Allah
SWT yakni Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat JIbril.
Dan juga sekaligus penetapan ke-Rasul-an Muhammad SAW ketika Rasul SAW berumur
40 Tahun.
Dan peristiwa maha agung ini terjadi pada tanggal 25 Ramadhan menurut bebrapa
pendapat Ulama yang masyhur. Dan ada juga yang mengatakan bahwa Al-Qur’an turun
pada tanggal 22 Ramadhan. Atau juga sebagaimana riwayat yang masyhur dengan
kita yaitu taggal 17 Ramadhan, dan semua riwayat ini juga ditulis oleh Imam
Ibnu Katsir dalam Kitabnya “Al-Bidayah Wal-Nihayah”.
Seperti yang telah disinggung diatas, bahwa banyaknya peristiwa penting termasuk
peperangan Islam yang terjadi pada Ramadhan sepanjang serah ini menunjukkan
kebesaran dan kemuliaan Ramadhan itu sendiri. Dan ini juga menjadi symbol bagi
Ramadhan dan puasa itu sendiri bahwa ia adalah symbol kekuatan, Jihad dan juga
‘Amal.
Bukan sebagai apa yang sering ditampakkan oleh sebagian orang yang kalau masuk
Ramadhan malah menjadikannya ajang untuk bermalas-malasan, lemas, hilang
semngat dan segala hal negative lainnya yang jelas-jelas bertentangan dengan
semangat Ramadhan itu sendiri. Sehingga selalu saja menjadikan Ramdhan sebagai
alas an untuk menurunnya produktifitas kerja dan belajar.
Persepsi yang keliru sekali. Justru tidak ada ajaran Islam yang malah menjadi
penghalang seorang muslim melakukan hal-hal kebaikan walaupun itu sifatnya dunia.
Justru Islamlah yang selalu memotivasi pemeluknya terus ber-Ihsan dan ber-Itqon
dalam pekerjaan. Artinya Islam memerintahkan seorang Muslim untuk total dalam
bekerja ataupun juga belajar. Total dalam segala bidang selama itu tidak
menabrak koridor hukum yang berlaku dalam syariah.
Beberpa Pristiwa penting itu diantaranya ialah:
1. PERANG BADAR
Peristiwa yang benar-benar secara rinci telah memisahkan mana yang Haq dan mana
yang Bathil. Mana yang berada ada jalan kebenaran dan mana yang berada di jalan
Kekufuran. Symbol hancurnya kemusyrikan dan penyembahan kepada patung. Padahal
ketika itu posisi Muslim secara kuantitas kalah dan jauh dibawah orang-orang
kafir, namun Allah membalikan keadaan dan memenangkan kebenaran.
“Dan sungguh Allah telah menolong kalian dalam perang badr, padahal kalian
dalam keadaan lemah (sedikit). Maka bertaqwalah kepada Allah agar kalian
mensyukuri-Nya.” (QS. Ali Imron 123)
Ibnu Abbas berkata: “itu (perang Badr) terjadi pada hari Jum’ah 17 Ramdhan, di
hari itulah musuh Islam paling besar dibunuh”.
2. FATHU MAKKAH (PEMBUKAAN KOTA MAKKAH)
Peristiwa dibukanya Kota Mekkah ini yang juga berarti kemenangan bagi kamu
Muslimin ketika itu setelah ter”usir” dari Mekkah itu sendiri. Dan kemenangan
ini terjadi pada hari Jum’at tanggal 20 atau 21 Ramadhan tahun ke-8 Hijrah. Dan
tahun ini juga, tahun dimana hancurnya seluruh berhala yang mengililingi
ka’bah.
3. TERSEBARNYA ISLAM DI YAMAN
Setelah diutusnya Ali bin Abi Tholib ke Yaman untuk menyebarkan Islam didaratan
tersebut pada Ramadhan tahun ke-10 Hijrah, beberapa kemenangan diperoleh oleh
pasukan islam dan menjadikan Islam menjadi agama nomor satu bagi penduduk
hingga saat ini di salah satu Negara semenanjung Jazirah tersebut.
4. MASUKNYA ISLAM DI ANDALUSIA
Pada hari Jumat 25 Ramadhan tahun 479 Hijrah, ada peristiwa besar yang menjadi
momentum masuknya Islam di benua biru, yaitu peperangan “Zulaaqoh” di Andalus
(sekarang Portugal dan Spanyol). Zalaqoh ialah nama sebuah daerah yang berada
dekat dengan Portugal sekarang ini.
Pasukan Muslim yang ketika itu dipimpin oleh panglima Perang Yusuf bin Yasyfin,
memenangkan peperangan pagi buta melawan tentara Perancis yang tersisa dibawah
kepimpinan Alfonso 6 dan berhasil masuk ke Andalus.
Sebelumnya Andalus telah dimasuki oleh kaum Muslimin setelah beberapa lama
dikuasai oleh tentara Kafir setelah sebelumnya pasukan Islam mengusai selat
Giblatarq (Jabal Thoriq) dibawah panglima Thoriq bin ZIyad.
Thariq bin ZIyad berhasil masuk semenanjung ANdalus dan menaklukannya pada 28
Ramadhan tahun 92 Hijrah. Momen yang paling dikenang dalam peristiwa ini ialah
ketika Thoriq bin Ziyad membakar semua kapal pasukannya setelah mendarat di
Andalus, itu yang berarti bahwa tidak ada tujuan kedatangan mereka ke Andalus
kecuali kemenangan. Karena kalau kalah mereka tidak akan bisa pulang, kapal
mereka telah dibakar.
5. PERANG ‘AIN JALUT
Kemenangan besar kaum Muslimin atas pasukan Mongol yang juga besar pada 15
Ramadhan tahun 658 Hijrah bertepatan 3 September 1260 M. Pasukan Islam ketika
itu dipimpin oleh panglima Kharismatik Qutuz dari Mesir
Selain beberapa peristiwa yang telah disebutkan diatas, masih banyak lagi
peristiwa yang tidak bisa saya sebutkan semuanya. Seperti kemenangan Muslim
atas pasukan Salib di Ramadhan Tahun 1393H/1973M. Peperangan untuk merebut
kembali tanah Palestin yang sebelumnya direbut oleh Zionis Yahudi.
Intinya memang Ramadhan itu adalah bulan kemenanga, kekuatan, dan juga bulan
Jihad. Bukan sebaliknya seperti yang banyak kita temui dari sikap kebanyakan
orang yang ber-lemah-lemahn dan bermalas-malasan pada Ramadhan.


0 comments:
Post a Comment