Ratusan Pasangan Sejenis Nikah Massal di AS
Ratusan Pasangan Sejenis Nikah Massal
di AS
Liputan6.com, Seattle : Cahaya jepretan foto, baju
pengantin, senyum dan tangisan bahagia mewarnai Balai Kota Seattle, Amerika
Serikat. Ketika itu, tepatnya Minggu (9/12/2012), 133 pasangan sejenis, baik
laki-laki maupun perempuan berpartisipasi sebagai peserta nikah massal. Ratusan
pengantin tersebut berkumpul dalam satu ruangan untuk mengikat janji suci.
Setelah janji diucapkan bersama-sama, para peserta keluar ruangan dan disambut teriakan dan ucapan selamat dari teman, kolega, dan keluarga. Inilah untuk pertama kalinya nikah massal khusus pasangan gay digelar di Washington DC.
Sebelumnya, hujan protes dilontarkan warga sekitar untuk menolak disahkan pasangan gay untuk hidup bersama secara resmi. Tapi sekarang, semuanya telah berubah.
"Hari ini, Washington DC akhirnya mengakui keberadaan kami," ungkap Robin Wyss yang telah berpacaran dengan pasangan sejenisnya, Danielle Yun selama 8 tahun, seperti dilansir CNN.
Juru Bicara Walikota Seattle Mike McGinn pun mengucapkan selamat kepada semua peserta. "Disini, kalian bisa melihat berbagai pasangan sejenis dari beda generasi, tua maupun muda, menikah bersama-sama. Ini adalah hari yang menyenangkan," katanya.
Usai menikah, para peserta akan menerima surat pernikahan setelah menjalani beberapa prosedur, seperti mengisi data dan wawancara. Proses dan cara peserta mendapatkan pengakuan tertulis tersebut dapat diakses di situs Kota Seattle.
Dengan adanya nikah massal ini, Bacon dan Wyss mengaku lega. Sebab, status mereka sudah diakui oleh pemerintah.
"Kini Wyss tidak hanya sebagai teman, tetapi juga suamiku. Sebelum mengikat janji suci dalam upacara, kita hanya berpikir hanya berkumpul di Balai Kota, mengisi dokumen dan mendapatkan pengakuan saja. Tetapi, kita tidak menyangka jika ada banyak tepuk tangan yang menyambut," tutur Bacon.
Persetujuan pemerintah Washington dengan pernikahan sejenis ini sangat bertentangan dengan 38 negara bagian Amerika Serikat lainnya. Negara-negara bagian tersebut tetap memegang hukum bahwa pernikahan hanya diperbolehkan antara pria dan wanita.
Setelah janji diucapkan bersama-sama, para peserta keluar ruangan dan disambut teriakan dan ucapan selamat dari teman, kolega, dan keluarga. Inilah untuk pertama kalinya nikah massal khusus pasangan gay digelar di Washington DC.
Sebelumnya, hujan protes dilontarkan warga sekitar untuk menolak disahkan pasangan gay untuk hidup bersama secara resmi. Tapi sekarang, semuanya telah berubah.
"Hari ini, Washington DC akhirnya mengakui keberadaan kami," ungkap Robin Wyss yang telah berpacaran dengan pasangan sejenisnya, Danielle Yun selama 8 tahun, seperti dilansir CNN.
Juru Bicara Walikota Seattle Mike McGinn pun mengucapkan selamat kepada semua peserta. "Disini, kalian bisa melihat berbagai pasangan sejenis dari beda generasi, tua maupun muda, menikah bersama-sama. Ini adalah hari yang menyenangkan," katanya.
Usai menikah, para peserta akan menerima surat pernikahan setelah menjalani beberapa prosedur, seperti mengisi data dan wawancara. Proses dan cara peserta mendapatkan pengakuan tertulis tersebut dapat diakses di situs Kota Seattle.
Dengan adanya nikah massal ini, Bacon dan Wyss mengaku lega. Sebab, status mereka sudah diakui oleh pemerintah.
"Kini Wyss tidak hanya sebagai teman, tetapi juga suamiku. Sebelum mengikat janji suci dalam upacara, kita hanya berpikir hanya berkumpul di Balai Kota, mengisi dokumen dan mendapatkan pengakuan saja. Tetapi, kita tidak menyangka jika ada banyak tepuk tangan yang menyambut," tutur Bacon.
Persetujuan pemerintah Washington dengan pernikahan sejenis ini sangat bertentangan dengan 38 negara bagian Amerika Serikat lainnya. Negara-negara bagian tersebut tetap memegang hukum bahwa pernikahan hanya diperbolehkan antara pria dan wanita.


0 comments:
Post a Comment